This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Januari 2011

Akhir untuk Sebuah Awal

Kau ucapkan janji untuk setia, yang sejatinya hanya untuk mendua
Hati yang terlanjur kau lukai, menciba bangkit akan kelamnya hidup yang kau buat
Seorang perempuan yang ku sebut "Mamah", kini ternyata telah hancurkan sejuta mimpi untuk mencinta
Kita janji setia, kau balas dengan mendua, akan cinta sejati yang hanya kau hianati
Setiap hari kan ku lewati, duduk di samping permaisuri hati, yang sejatinya telah ku anggap mati, aku pun tag peduli
Bagiku kini, duniaku akan ku coba ambil kembali,
Meski sakit hati ini kau perdayai, tapi ini hanyalah permulaan,
Meskipun kau akhiri cerita kita, ku akan memulai sebuah cerita baru, cerita bahagia yang tanpa ada namamu
Terimaksih telah kau ajarkan ku tentang arti kepercayaan dan setia

Selasa, 28 Desember 2010

Mawar Ku

Telah ku temukan seuntai mawar indah dalam hidupku
Yang keindahannya telah dinikmati banyak kaum ku
Bunga yang pernah memberikan keindahannya dalam sepinya hatiku
Kini berubah menyakitiku
Di balik keindahannya, terdapat duru-duri cinta yang kini menusuk hatiku,,,
Mengalirkan darah benci yang teramat kepadamu
Nafas Cinta yang pernah dihembuskan oleh sang Pemilik Nyawa, kini tlah berganti dengan nafas benci
Mawarku,,,,,
Kini engkau telah layu, keindahanmu yand dulu mampu ciptakan Fatamorgana dalam tandusnya hatiku, kini serasa telah meludahi kepercayaanku padamu
Tlah salah aku menilai mu, yang hanya silau akan keindahan mu sebelum ku petik di tanganku
Kini, ku buang jauh cintaku, ingatanku, inginku untuk bersamamu
Pergilah mawarku, bersama hilirnya angin jauhkan mu dariku
Tak mau lagi aku melihatmu, keindahan mu semu

Senin, 06 Desember 2010

Kehangatan Pertemanan

Pertemanan itu seperti jika anda mengencingi diri anda sendiri. Semua orang bisa melihatnya, tapi hanya anda yang merasakan kehangatannya.

Friendship is like peeing on yourself: everyone can see it, but only you get the warm feeling that it brings.

Kata Mutiara Cinta Untuk Wanita

Carilah seorang pria yang memanggil mu cantik, bukan hot / sexy Yang menelepon kembali ketika kamu menutup telpon Yang mau tiduran di bawah bintang dan mendengar detak jantungmu Atau mau tetap terbangun untuk melihatmu tidur  Tunggulah seorang laki-laki yang mencium dahimu Yang mau memamerkan dirimu pada dunia ketika kamu sedang keringetan Yang menggenggam tanganmu di depan teman-temannya Yang menganggap kamu tetap cantik tanpa riasan  Seseorang yang selalu mengingatkan kamu, betapa besar kepeduliannya padamu dan betapa beruntungnya dia memilikimu  Seseorang yang berkata pada temannya: dialah orangnya…

Jumat, 19 November 2010

Kosong

Kenapa Cinta harus ada, jika memang hanya akan membuat terluka
Dan jika kata orang Cinta itu indah, kenapa masih ada hati yang tersakiti
Sudah tak adilkah cinta dalam memilih,
Tapi aku akan terus hidup dan tetap hidup, meski Cinta telah bertindak kejam terhadapku
Aku bukan seorang yang lemah, yang rela membiarka air mataku terbuang sia-sia, hanya demi seseorangyang bahkan tidak pernah peduli tentang perasaanku
Haruskah aku tersenyum, meski tak ada alasan bagiku untuk melakukannya
Apa selalu seperti ini rasanya? Ya Tuhan,
Bahkan aku tak tau apa yang saat ini aku rasakan
Hanya saja melihatmu rasanya seperti dihujam pedang dipelupuk mataku
Sudahlah, hanya butuh sedikit waktu untuk membuat semuanya jadi lebih baik
Atau malah tidak sama sekali, entahlah
Aku tidak gila, atau lebih tepatnya belum
Setidaknya sampai aku benar-benar bisa melupakan hal yang mustahil bagiku saat ini
Tapi kenapa rasanya akal sehatku perlahan menguap ke udara
Tapi yang pasti, aku tak akan menangis lagi
Aku tak ingin dia menyesal sama sekali tidak
Dia hanya bagian dari mimpiku, dan hal yang paling aku takutkan adalah, jika mimpiku menjadi kenyataan
Karena jika hal itu terjadi, tak kan ada lagi yang bisa aku impikan

Rabu, 17 November 2010

Apa Salahku

Apa aku terlalu hina,dengan semua cintaku kepadamu
Apa salahku,hingga kamu menikam tepat di ulu hatiku
Ku telah relakan hidupku,jiwa dan ragaku hanya demi sebuah mimpi "untuk bisa besamamu"
Tapi semua harapan dan mimpi yang pernah engkau suguhkan,kini telah kau hancurkan sendiri dengan semua kebohonganmu
Di sini,aku menanti,sampai mati,berharap engkau mengerti
Betapa remuk dan hancur hati ini,setelah kau hianati
Bersama malam,aku menanti pagi,berharap ku masih bisa melihat matahari,yang mampu untuk menerangi,hatiku yang kelam ini
Bersama hujan aku iringi,menghapuskan keringnya hati ini,berharap engkau ada di sisi,menenangkan hati yg gundah ini
Sampai ku menutup mata,sambil terus bermimpi,mencintaimu sampai mati
Tak ku pedulikan rasa sakit yg ada di ragaku ini,semua itu karena,ku tak bisa hidup tanpa cintamu

Jumat, 12 November 2010

Hilang

Tersenyumlah saat kau mengingatku, karena saat itu aku sangat merindukanmu
Dan menangislah saat kau merindukanku, karena disaat itu aku tak berada di sampingmu
Tetapi, pejamkanlah mata indahmu itu, karena saat itu ku akan terasa di dekatmu, karena kamu telah berada di hatiku untuk selamanya

Tak ada yang tersisa lagi untukku, selain kenangan-kenangan indah bersamamu
Mata indah yang dengannya aku melihat keindahan cinta, mata indah yang dahulu aku miliki, kini semuanya terasa jauh meninggalkanku
Kehidupan terasa kosong karena keindahanmu, hati, cinta dan rinduku adalah milikmu
Cintamu tak akan pernah membebaskanku, bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain, saat sayap ku patah karena cintamu

Cintamu akan tetap tinggal bersamaku, hingga akhir hayatku dan setelah kematianku, hingga tangan tuhan menyatukan kita kembali
Betapapun hati telah terpikat kepada sosok terang dala kegelapan yang tengah menghidupkan sinar redupku, namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya
Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu, karena mereka tak tertandingi oleh sosokmu dalam jiwaku

Kau takkan pernah terganti, bagaikan pecahan logam memekakkan kesunyian, kesendirian dan kesedihanku, kini aku telah kehilanganmu

Kamis, 11 November 2010

Meninggalkan Cerita Ini


Telah kau curi satu keping hatiku
Kau bawa dalam setiap untaian senyumanmu
kau juga yang hancurkan semua mimpi ini
Kau pugar hanya untuk kau remukkan lagi

Jadi biarlah aku pergy meninggalkan cerita ini
Perih memang perih tapi ku mengerti
Ku selipkan doa ditiap langkahmu

Jadi biarlah aku pergi meninggalkan cerita ini
Percayalahku takkan kembali
Walau aku tak tahu lagi kemana akan menuju


Entahlah apa lagi misteri
Yang dibawa waktu siangi hidupku


Kamis, 04 November 2010

Sunyi

malam ini duka
rembulan mengasingkan diri dari ratapan malam

kecewa,

cahayanya yang kala itu purnama
dibalas dengan lolongan Serigala

Jadi tak perlu kau bawa tangismu
yang air matanya dusta
Aku bukan Pangeranmu..!

Sinkirkan ratapan
yang isinya kebohongan itu
jauh dari telingaku

Aku muak...
Aku benci ini..!!!

Wajahmu yang rupawan
menjadikanmu elok dan menawan
Tapi aku terlanjur luka, Bidadari!

Sejak itu
Kubiarkan hati dipasung sunyi.

Kesel

Letih… ku berdiri di bawah terik mentari
Semenjak engkau melangkah menjauh pergi
Hingga rambut ini mulai memutih
Masih… tak kutemui engkau kembali
Letih… hanya saja raga ini b’lumlah mati
Hingga jiwa terus saja meminta tuk menunggumu disini
Sampai engkau hadir…
Sampai larut penantian menjadi bagian dari takdir

Aku Memilihmu

Aku memilihmu…
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman
Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia
Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa